Berita Detail

Kertarajasa's Admin

Pada hari Kamis, 30 Oktober 2025, Sekolah Tinggi Agama Buddha (STAB) Kertarajasa mendapat kehormatan menerima kunjungan dari sekelompok pelajar dan mahasiswa Malaysia yang tengah menjalani studi di Indonesia. Kunjungan ini merupakan bagian dari program Interaksi Lintas Budaya yang diinisiasi oleh Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan kesempatan kepada para peserta untuk secara langsung mengenal ajaran agama Buddha dan menyaksikan kehidupan spiritual di lingkungan pendidikan Buddhis.

 

 

Rombongan tamu disambut dengan sambutan hangat oleh seluruh sivitas akademika STAB Kertarajasa, menciptakan suasana kekeluargaan sejak awal. Sesi utama kegiatan diisi dengan pemaparan oleh Bhante Karunasilo, S.Pd.B., M.M., yang bertindak sebagai narasumber. Beliau dengan piawai menjelaskan inti sari ajaran Buddha, yang mencakup konsep dasar Dharma, nilai-nilai universal Buddhisme, dan relevansinya dalam kehidupan sosial multikultural. Gaya penyampaian Bhante yang sangat komunikatif berhasil memancing antusiasme tinggi dari seluruh peserta.

 

 

Setelah penyampaian materi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dinamis. Para pelajar dan mahasiswa Malaysia memanfaatkan momen ini untuk mengajukan beragam pertanyaan, mulai dari praktik keagamaan sehari-hari, teknik meditasi, nilai-nilai moral Buddhis, hingga seluk-beluk kehidupan anggota Sangha di Indonesia. Suasana dialog berlangsung hangat, terbuka, dan penuh rasa ingin tahu, menunjukkan tingginya minat peserta terhadap topik yang dibahas.

 

 

Sebagai bagian integral dari kunjungan tersebut, rombongan kemudian diajak untuk melakukan tur berkeliling di sekitar Padepokan Dhammadīpa Ārāma, yang masih berada dalam kawasan STAB Kertarajasa. Tur ini secara khusus dipandu oleh para Sāmaṇera (calon bhikkhu) dan Aṭṭhasīlanī (praktisi delapan sila), yang memberikan pengenalan langsung tentang lingkungan vihara, fungsi ruang meditasi, serta tradisi unik yang menjadi ciri khas kehidupan monastik dalam Buddhadharma.

 

 

 

Secara keseluruhan, kegiatan kunjungan lintas budaya ini memiliki arti penting dalam upaya membangun pemahaman, toleransi, dan apresiasi terhadap keragaman agama dan budaya. Melalui interaksi yang terjadi secara langsung dan pengalaman empiris yang didapatkan, para pelajar dan mahasiswa Malaysia tidak hanya memperoleh pengetahuan baru secara akademik, tetapi juga pengalaman yang memperkaya dimensi spiritual dan kultural mereka.

Studi Lintas Budaya

Universitas Negeri Malang