Senin, 14 September 2026, Sekolah Tinggi Agama Buddha (STAB) Kertarajasa kembali menunjukkan komitmennya yang kuat dalam meningkatkan kualitas tri dharma perguruan tinggi, khususnya pada bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, dengan menyelenggarakan kegiatan Review Dokumen Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Kegiatan evaluasi strategis ini difokuskan pada peninjauan ulang serta penyempurnaan tiga pilar dokumen utama, yaitu Rencana Induk Penelitian (RIP), Rencana Strategis (Renstra), serta Panduan Penelitian. Langkah ini merupakan bagian integral dari upaya institusi dalam melakukan penguatan tata kelola kelembagaan dan peningkatan mutu penelitian di lingkungan perguruan tinggi. Melalui pembaruan dokumen-dokumen tersebut, STAB Kertarajasa berharap dapat menciptakan sistem manajemen penelitian yang lebih terstruktur, akuntabel, dan mampu merespons tantangan akademik maupun dinamika sosial yang terus berkembang di era pendidikan modern saat ini.
Keberadaan Rencana Induk Penelitian (RIP), Rencana Strategis (Renstra), dan Panduan Penelitian memiliki peran yang sangat krusial sebagai pedoman utama bagi seluruh civitas akademika dalam melaksanakan kegiatan penelitian maupun pengabdian. RIP dan Renstra tidak hanya berfungsi sebagai dokumen administratif semata, melainkan sebagai peta jalan (roadmap) yang mengarahkan fokus dan tema-tema penelitian unggulan agar sejalan dengan visi dan misi perguruan tinggi ke depan. Sementara itu, Panduan Penelitian menjadi instrumen teknis yang memastikan bahwa setiap tahapan penelitian yang dilakukan oleh para dosen maupun mahasiswa memenuhi standar metodologi yang ketat dan mematuhi etika ilmiah yang berlaku. Dengan adanya peninjauan yang mendalam terhadap ketiga dokumen ini, STAB Kertarajasa berupaya menyelaraskan arah penelitiannya dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti) sekaligus memastikan bahwa luaran yang dihasilkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Rangkaian kegiatan review yang sarat akan makna akademik ini secara resmi dibuka dengan sambutan dan arahan langsung dari Ketua STAB Kertarajasa, Bhikkhu Santacitto Thera (Sentot, Ph.D.). Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya bagi sebuah institusi pendidikan tinggi agama untuk tidak hanya berfokus pada kegiatan pengajaran dan pembelajaran di kelas, tetapi juga harus secara proaktif menghasilkan karya-karya penelitian yang bermutu tinggi dan inovatif. Beliau memaparkan visi besar institusi untuk terus bertransformasi menjadi pusat unggulan kajian keagamaan yang berdaya saing, di mana para dosen dan peneliti diharapkan mampu menghasilkan temuan-temuan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Dorongan dari pucuk pimpinan ini memberikan suntikan motivasi yang signifikan bagi seluruh peserta yang hadir untuk lebih serius dalam mendedikasikan waktu dan pemikiran guna memajukan iklim akademik, khususnya melalui pembenahan dasar-dasar regulasi penelitian di kampus.
Agenda kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian laporan komprehensif dari Ketua LPPM STAB Kertarajasa, Atthasilani Uun Triya Tribuce, S.Pd., M.Sos. Dalam laporannya, beliau memaparkan berbagai capaian progres yang telah diraih oleh institusi serta mengidentifikasi berbagai tantangan yang selama ini dihadapi oleh para dosen dalam menyusun proposal, mengelola dana, maupun melaksanakan penelitian di lapangan. Beliau juga menegaskan bahwa inisiatif untuk mengundang pakar penilai dari luar institusi ini merupakan wujud nyata komitmen LPPM untuk terus berbenah diri dan belajar dari praktik-praktik terbaik (best practices) yang diterapkan oleh perguruan tinggi lain yang telah lebih mapan dalam tata kelola risetnya. Laporan tersebut juga menggarisbawahi harapan besar LPPM agar kegiatan peninjauan dokumen ini dapat menjadi momentum kebangkitan produktivitas penelitian di kalangan akademisi STAB Kertarajasa, sehingga jumlah publikasi ilmiah di jurnal-jurnal terakreditasi dapat mengalami peningkatan yang signifikan di masa mendatang.
Memasuki sesi inti, kegiatan review dan pemaparan kelayakan dokumen dipandu secara langsung oleh pakar manajemen penelitian yang sangat kompeten di bidangnya, yaitu Dr. H. Alfin Mustikawan, M.Pd., yang menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Dengan pengalaman manajerial dan jam terbang akademiknya yang luas, Dr. Alfin membedah berbagai draf dokumen penelitian milik STAB Kertarajasa secara komprehensif, menelaah setiap bab dan pasal untuk memberikan masukan-masukan kritis yang konstruktif. Melalui tinjauan mendalam ini, beliau memastikan setiap panduan memiliki kesesuaian parameter, relevansi dengan isu-isu riset mutakhir, dan arah pengembangan yang tajam bagi STAB Kertarajasa ke depannya. Dialog interaktif yang terbangun selama sesi pemaparan memungkinkan para dosen dan tim LPPM untuk berkonsultasi secara langsung, yang tidak hanya memperkaya perspektif penyusunan dokumen, tetapi juga berpotensi membuka peluang jejaring kerja sama lintas perguruan tinggi yang lebih luas.
Pada akhirnya, penyelenggaraan kegiatan Review Dokumen LPPM ini dinilai menjadi sebuah langkah yang sangat strategis dan fundamental dalam upaya membangun budaya penelitian yang berkualitas, terarah, dan berkelanjutan di STAB Kertarajasa. Dokumen-dokumen yang telah dikoreksi dan disempurnakan melalui kegiatan ini nantinya akan menjadi landasan pijak yang kokoh untuk memacu inovasi akademik serta program pengabdian yang jauh lebih berdampak nyata di masyarakat. Lebih jauh lagi, penguatan tata kelola penelitian melalui standarisasi dokumen ini diharapkan mampu memperkokoh eksistensi serta memperluas jangkauan kontribusi STAB Kertarajasa, tidak hanya dalam kancah pengembangan ilmu pengetahuan secara umum, tetapi juga secara khusus dalam menjaga, mengembangkan, serta mengaplikasikan nilai-nilai mulia Buddha Sāsana agar senantiasa membawa kedamaian dan pencerahan bagi peradaban bangsa.