Berita Detail

Kertarajasa's Admin

TANGERANG SELATAN — Sekolah Tinggi Agama Buddha (STAB) Kertarajasa terus berupaya memperkuat tata kelola kelembagaan dan mutu pendidikan melalui berbagai langkah strategis. Sebagai bentuk komitmen nyata dalam penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di lingkungan perguruan tinggi keagamaan, perwakilan STAB Kertarajasa yaitu Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Dr. Wina Dhamayanti, S.Pd.B., M.Ed., berpartisipasi aktif dalam kegiatan Pelatihan Calon Fasilitator Wilayah e-SPMI (Elektronik Sistem Penjaminan Mutu Internal) Kementerian Agama yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 26 hingga 28 Oktober 2026 di Tangerang Selatan.

 

Pelatihan strategis ini diselenggarakan secara resmi oleh Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu, Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia. Penyelenggaraan kegiatan ini dilandasi oleh kebutuhan yang mendesak untuk merespons perkembangan teknologi informasi serta tuntutan modernisasi tata kelola perguruan tinggi keagamaan, sehingga proses penjaminan mutu tidak lagi dilakukan secara manual, melainkan beralih menuju sistem digital yang lebih transparan, efisien, terintegrasi, dan responsif terhadap dinamika perubahan zaman.

 

Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi para peserta secara mendalam agar mampu memahami, menguasai, serta mendukung penuh implementasi penjaminan mutu berbasis elektronik. Selama kegiatan berlangsung, forum ini menjadi ruang pembelajaran interaktif, ajang berbagi pengalaman terbaik antarlembaga, serta sarana penguatan kapasitas diri bagi para calon fasilitator. Kehadiran para peserta diharapkan dapat menjadi pendorong utama dalam membangun serta mengokohkan budaya mutu yang kuat di seluruh lingkungan perguruan tinggi keagamaan di Indonesia.

 

Bagi STAB Kertarajasa, keikutsertaan Kepala LPM dalam program pelatihan ini bukan sekadar pemenuhan agenda rutin, melainkan wujud komitmen mendasar institusi dalam meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan tinggi secara menyeluruh. STAB Kertarajasa bertekad untuk mewujudkan penerapan SPMI yang benar-benar sistematis, terukur, terdokumentasi dengan baik, serta berkelanjutan. Hal ini menjadi fondasi utama dalam memastikan bahwa seluruh layanan akademik dan nonakademik di lingkungan kampus senantiasa berjalan sesuai dengan standar mutu nasional yang ditetapkan.

 

Melalui peningkatan dan penguatan kompetensi yang didapatkan dari pelatihan e-SPMI ini, implementasi seluruh tahapan siklus penjaminan mutu—mulai dari Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, hingga Peningkatan (PPEPP)—diharapkan dapat berjalan secara lebih optimal dan presisi. Penerapan siklus PPEPP yang efektif berbasis elektronik ini akan mempermudah pengawasan serta tindak lanjut perbaikan mutu secara berkala, sehingga setiap potensi masalah akademik dapat dideteksi dan diselesaikan secara cepat dan akurat.

 

Langkah ini sekaligus menjadi sarana penting dalam mendukung terwujudnya budaya mutu yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan secara substantif. Dengan memanfaatkan e-SPMI, seluruh proses dokumentasi, pelaporan, dan evaluasi kinerja perguruan tinggi dapat diakses secara real-time, meminimalisasi hambatan birokrasi, serta meningkatkan transparansi publik atas mutu pendidikan yang diselenggarakan oleh STAB Kertarajasa.

 

Melalui partisipasi ini, diharapkan seluruh ilmu pengetahuan, wawasan teknis, dan pengalaman berharga yang diperoleh Dr. Wina Dhamayanti selama pelatihan dapat segera diimplementasikan secara konkret. Selain itu, informasi dan keterampilan baru tersebut siap disebarluaskan serta dibagikan kepada seluruh sivitas akademika STAB Kertarajasa, demi memperkuat tata kelola perguruan tinggi yang makin profesional, akuntabel, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan berorientasi pada peningkatan mutu berkelanjutan di masa depan.

e-SPMI

Fasiltator